Olahraga

5 Petarung Tertangguh pada Sejarah UFC: Khabib Nurmagomedov serta Conor McGregor Masuk Daftar?

Dibutuhkan keberanian kemudian ketangguhan luar biasa pada waktu melangkahkan kaki ke di Octagon UFC. Namun, sepanjang sejarah, ada beberapa petarung yang dikenal sebab ketangguhan mereka di dalam panggung olahraga seni bela diri ini.

Lantas siapa petarung tersebut? Mengutip GiveMeSport, Kamis (6/2/2025), ada lima petarung tertangguh di sejarah UFC. Tidak semua petarung yang dimaksud meraih medali emas masuk di daftar ini, tetapi semuanya telah terjadi memulai pembangunan warisan oleh sebab itu tak pernah menyerah juga berjuang melintasi kesulitan.

Dari petarung UFC GOAT sejati hingga pesaing yang mana menolak untuk menyerah, para petarung ini miliki hati serta keinginan untuk menang yang dimaksud meyakinkan nama merek akan masih hidup untuk generasi mendatang.

Berikut 5 Petarung Tertanguh di Sejarah UFC

1. Khabib Nurmagomedov

Hanya sedikit petarung yang dimaksud menganggap profesional seserius ‘The Eagle’, yang dimaksud mendedikasikan hidupnya untuk menjadi yang tersebut terbaik selama kariernya. Seorang ahli gulat, Khabib semata-mata kalah beberapa ronde pada pada Octagon juga tidaklah pernah terlihat terancam kalah.

Upayanya yang dimaksud gigih untuk meraih keunggulan, dipadukan dengan daya tahan yang kuat lalu keterampilan submission yang mana luar biasa membuatnya mampu meraih kemenangan tanpa memberi sejumlah harapan untuk lawannya.

Khabib Nurmagomedov tiada semata-mata tangguh secara fisik, tetapi ia juga miliki ketangguhan mental yang unik yang memungkinkannya mengatasi kesulitan apa pun yang mana dihadapinya. Jika ia bukan pensiun sebagai Juara Kelas Ringan UFC pada 2020, ia kemungkinan besar masih memegang medali emas hingga hari ini.

2. Jon Jones

Meskipun Jones sangat kontroversial di tempat kalangan penggemar UFC, ketangguhannya tak dapat diragukan. Petarung yang tersebut dikenal dengan julukan Bones itu hanya saja mengalami satu kekalahan profesionalm, dan juga itu terjadi melalui diskualifikasi yang kontroversial.

Selain itu, ia tampil sempurna, pada waktu melawan petarung terbaik di dalam divisi kelas berat ringan, dan juga kemudian kelas berat. Jones menghadapi kesulitan nyata pada mempertahankan penghargaan melawan Alexander Gustafsson lalu Dominick Reyes dan juga masih berjuang keras untuk mencapai klakson terakhir kemudian mempertahankan medali emasnya. Seorang petarung berbakat, Jones juga telah lama membuktikan kualitasnya dalam menghadapi ring, lalu tiada pernah hampir menyerah di kariernya.

3. Anderson Silva

Di masa keemasannya, mantan juara kelas menengah Silva sangat sulit ditangkap sehingga lawan kesulitan untuk mendaratkannya dengan tepat di tempat dagunya. Pada kesempatan langka ketika ia merasa terganggu, The Spider segera menepisnya serta kembali bersenang-senang di dalam di Octagon.

Silva menunjukkan semangat juang yang digunakan sebenarnya dengan mempertahankan gelarnya melawan semua pendatang, juga berhasil mempertahankan 10 peringkat juara pada prosesnya. Bahkan ketika ia sudah ada menyeberangi masa keemasannya, Silva masih bersedia menghadapi siapa pun yang tersebut bersedia mengesahkan kontrak, termasuk Daniel Cormier serta tanah Israel Adesanya pada pertandingan bayar-per-tayang.

4. Nate Diaz

Rekor Diaz dalam UFC tidaklah sempurna, tetapi kondisi kardiovaskularnya adalah hal yang dimaksud melegenda, seperti juga kecintaannya pada pertarungan. Warga asli Stockton ini akan melawan lawan mana pun kapan saja, kemudian ini menguntungkannya ketika ia mendapat panggilan untuk melawan Conor McGregor di waktu singkat pada Maret 2016.

Memanfaatkan kesempatan itu sepenuhnya, Diaz mengalahkan superstar Irlandia itu, menjamin dirinya mendapatkan pertandingan ulang yang dimaksud menguntungkan pada prosesnya. McGregor akhirnya meraih kemenangan pertarungan kedua mereka, tetapi tidaklah dapat menghentikan lawannya yang tersebut tak kenal lelah itu. Dalam 27 pertandingan UFC-nya, Diaz hanya saja pernah KO sekali.

5. Max Holloway

Dalam 30 pertarungan UFC, sang Juara ‘BMF’ ini hanya sekali sekali kalah KO, lalu itu terjadi pada pertarungan terakhirnya. Dikenal lantaran kardio yang kuat kemudian serangan bervolume tinggi, Petarung berjuluk Blessed banyak memasuki Octagon dengan tekad untuk mengalahkan lawannya, seperti yang mana ditunjukkannya ketika mendaratkan rekor 445 serangan di pertarungannya dengan Calvin Kattar.

Holloway selalu menjadi ancaman nyata setiap ketika selama pertarungan, sesuatu yang mana sangat diketahui Justin Gaethje, pasca dikalahkan oleh petarung Hawaii itu pada tahap akhir pertarungan lima ronde merek dalam UFC 300.

Para petarung ini sudah membuktikan bahwa ketangguhan bukanlah cuma tentang kekuatan fisik, tetapi juga tentang mentalitas yang mana kuat lalu semangat juang yang dimaksud tinggi. Mereka adalah inspirasi bagi para petarung lainnya juga akan terus-menerus dikenang sebagai legenda UFC.

Related Articles

Back to top button