Nenek Moyang Harimau Jawa Ditemukan di Keadaan Utuh

MOSCOW – Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) adalah kerabat Sabertooth kucing besar yang tersebut hidup pada era zaman es.
Baru-baru ini, seekor anak kucing bertaring pedang beku ditemukan pada keadaan mumi di dalam Siberia dengan cakar kemudian bulunya masih utuh.
Sesekali, bukti hewan punah di tempat masa lalu terungkap untuk para ahli pasca terungkap – salah satunya adalah penemuan hiu megalodon dalam bawah sebuah sekolah dalam Los Angeles baru-baru ini.
Sekarang, di dalam Siberia, para ilmuwan telah lama menghasilkan penemuan luar biasa setelahnya menemukan sisa-sisa beku kucing bertaring pedang.
Sisa-sisa yang digunakan “sangat langka” itu diperkirakan berusia sekitar 31.800 tahun serta meliputi kepala hewan, lengan depan lalu kaki, dan juga bagian dadanya.
Ditemukan pada tahun 2020, terawetkan pada lapisan es Arktik di dalam tepi Sungai Badyarikha dalam Yakutia di tempat Siberia juga para ahli telah dilakukan mengungkapkan penelitian pertama di tempat dunia merekan pada sebuah studi baru .
Para peneliti berkata: “Untuk pertama kalinya di sejarah paleontologi, penampakan mamalia punah yang mana tak mempunyai analogi di fauna modern telah dilakukan dipelajari.”
Tim dari AV Lopatin dari Akademi Bidang Studi Pengetahuan Rusia di area Moskow, dan juga rekan-rekan lainnya, meyakini hewan itu berusia sekitar tiga minggu juga membandingkan komposisi serta proporsi tubuhnya dengan anak singa modern pada usia yang dimaksud sama.
“Perbedaan signifikan” terlihat pada sisa-sisa yang tersebut diawetkan, termasuk kaki yang dimaksud lebih besar lebar, telinga yang digunakan lebih besar kecil, “bukaan mulut yang besar” lalu “daerah leher yang sangat besar”.
Penelitian yang disebutkan menjelaskan: “Perbedaan ketebalan [leher] disebabkan oleh besarnya jumlah otot, yang dimaksud dapat diamati secara visual di area lokasi pemisahan dermis dari daging mumi.”
Kucing bertaring pedang juga tampaknya tidak ada mempunyai bantalan karpal (juga dikenal sebagai peredam kejut), yang menurut para ahli mungkin saja merupakan adaptasi yang terkait dengan berjalan dalam menghadapi salju atau es.
Para ahli telah dilakukan menjamin bahwa kucing yang disebutkan miliki karakteristik yang tersebut sejenis dengan genus Homotherium, kucing bertaring pedang, yang diperkirakan hidup dalam Amerika Utara kemudian Eropa 12 jt hingga 10.000 tahun yang lalu.






