Gervonta Davis Pensiun: Aku Sudah Muak, Aku Tak Peduli Sabuk

Gervonta Davis memberi pengumuman mengejutkan pada berada dalam kelahiran putranya baru-baru ini membuatnya siap untuk pensiun pasca tahun 2025. Gervonta “Tank” Davis mungkin saja terlambat empat jam dan juga 28 menit dari jadwal semula untuk konferensi pers pada hari Selasa.
Namun jikalau ia menindaklanjuti pengumuman mengejutkannya untuk pensiun pada akhir 2025, Davis kemungkinan besar belaka akan miliki sedikit konferensi pers yang tersebut perlu dikhawatirkan di dalam masa depan. Davis, salah satu bintang terbesar pada olahraga ini, mengejutkan para penonton ketika ia mengumumkan pada konferensi pers pada hari Selasa untuk perebutan peringkat juara dunia kelas ringan WBA melawan Lamont Roach, bahwa ia tidak ada berencana untuk bertarung setelahnya tahun depan.
Gervonta Davis, 30-0 (28 KO), menjelaskan niatnya yang disebutkan untuk sekelompok awak media setelahnya konferensi pers, dengan menyatakan bahwa kelahiran putranya baru-baru ini telah lama membuatnya mempertimbangkan kembali masa depan karier tinjunya.
“Ini sudah ada berakhir setelahnya tahun ini,” kata Davis tentang kariernya sambil merosot di area kursi dalam berhadapan dengan panggung.
”Ini adalah sampah, sampah. Saya keluar. Saya sudah ada muak dengan hal ini. Saya bukan peduli dengan sabuk. Saya bukan peduli dengan semua itu. Saya khawatir tentang mendapatkan uang saya kemudian mengundurkan diri dari dari sana. Aku belaka muak. Ini adalah bahkan bukanlah tinju. Hal ini adalah segalanya. Aku juga punya anak. Aku baru cuma punya anak laki-laki. Saya tidak ada ingin terus bertarung dan juga dipukul kemudian sebagainya,”kata Davis.
Tank mengungkapkan bahwa ia berencana untuk bertarung tiga kali pada tahun 2025 juga kemudian akan mengakhiri kariernya. Ia menyebutkan sebuah laga ulang melawan Ryan Garcia, yang mana ia hentikan pada bulan April 2023, sebagai pertarungan lain yang mana ingin ia masukkan di daftarnya sebelum ia pensiun. Pertarungan mereka yang sangat menguntungkan ini memunculkan tambahan dari 1,2 jt penonton juga menciptakan USD22,8 jt dari pelanggan tiket tahun lalu.
Davis juga mengungkapkan bahwa ia kemungkinan besar akan mengincar pertarungan melawan mantan juara kelas ringan tak terbantahkan, Devin Haney, sebagai pertarungan ketiga serta terakhirnya pada tahun 2025. Davis menyatakan bahwa ia berencana untuk mendirikan portofolio real estatnya di dalam masa pensiun lalu “memisahkan diri dari pusat perhatian.” Kemudian, ia menambahkan, “Saya hanya saja ingin bisa jadi memunculkan uang lalu menjauh dari sorotan.”
Davis dijadwalkan menghadapi Roach pada tanggal 1 Maret pada sebuah pertandingan PBC di tempat Prime Video yang tersebut ditayangkan pada Barclays Center, Brooklyn, New York.






