Dianggap Mengolok-olok Partai Gelora, Mardani PKS Akan Dilaporkan ke MKD DPR

JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera akan dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan ( MKD) DPR oleh simpatisan Partai Gelora pada Kamis (30/1/2025). Pelaporan Mardani oleh sebab itu dianggap sudah mengolok-olok Partai Gelora di forum Silaturahmi Nasional BKSAP dengan Ormas kemudian Lembaga Kehumaniteran Peduli Palestina di area Jakarta, Selasa (21/1/2025).
“InsyaAllah, Kamis (30/1/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, saya sebagai simpatisan Partai Gelora akan mengadukan saudara Mardani selaku Ketua BKSAP dari Fraksi PKS ke MKD DPR,” kata simpatisan Partai Gelora, Eneng Ika Haryati pada keterangannya dikutip, Kamis (30/1/2025).
Eneng mengajukan permohonan agar MKD DPR menghentikan Mardani dari jabatan Ketua BKSAP DPR. Pasalnya, kata dia, Mardani secara sengaja sudah mengolok-olok juga menghina Partai Gelora di tempat pada acara resmi DPR yang mana dibuka Wakil Ketua MPR dari PKS Hidayat Nur Wahid.
“Mardani Ali Sera selaku Anggota DPR RI selalu menghina juga mengolok-olok Partai Gelora, sebelumnya ia bersatu istrinya (Siti Onah) mengolok-olok Partai Gelora sebagai partai ‘Nol Koma,” tutur Ika.
“Sekarang beliau mengolok-olok lagi di area acara Silaturahmi Nasional dengan dihadiri 103 Ormas kemudian Lembaga Peduli Kehumaniteran Palestina yang tersebut disiarkan dengan segera oleh TVParlemen pada Selasa (21/1/2025),” imbuhnya.
Ika menganggap Mardani Ali Sera telah dilakukan merendahkan DPR seklaigus BKSAP sebagai Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPR. Apalagi, katanya, sesungguhnya acara Silaturahmi Nasional dengan ormas-ormas tidak ada ada korelasinya dengan Tupoksi BKSAP.
“Dengan ini patut diduga kuat BKSAP dimanfaatkan oleh saudara Mardani yang tersebut posisinya sebagai ketua/pimpinan BKSAP untuk kepentingan PKS,” ujar Ika Haryati.
Sebab, Tupoksi BKSAP DPR sudah pernah diatur pada Pasal 113 sampai Pasal 116 Udang-undang Nomor 13 tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPRD, DPD (UU MD3), namun hal itu disalahgunakan oleh politisi PKS tersebut.
“Acara ini telah dilakukan dimanfaatkan untuk kepentingan PKS, tiada hanya sekali oleh saudara Mardani Ali Sera juga tapi juga oleh saudara Hidayat Nurwahid sebagai alat konsolidasi dengan ormas kemudian lembaga Islam dengan dalih Ormas kemudian Lembaga yang mana peduli Palestina,” terang Ika.
Untuk diketahui, pernyataan kontroversial Mardani itu terjadi pada waktu perwakilan dari Pusat Dokumentasi Islam Indonesia atau Pusdok Tamadun, Hadi Nur Rahmat memaparkan capaian organisasinya pada membantu Palestina. Ketika Hadi mengumumkan kerja serupa dengan berbagai partai, termasuk Gerindra, PDIP, PKS, juga Gelora, Mardani mendadak menyela, “PKS jangan dekatin ke Gelora,” ungkapnya sambil tertawa terkekeh-kekeh.
Aksi yang dimaksud terekam pada siaran dengan segera pada TVR Parlemen lalu memicu hujatan dari netizen di dalam media sosial. “Mardani Ali Sera ketawa terbahak bahak panjang sekaligus berdalih menyatakan bercanda di menit 03:06 lalu 03:19:19. Atas dasar itu saya mengadukan saudara Mardani Ali Sera ke MKD DPR RI,” kata Ika.






