Diaspora Loan BNI Tingkatkan Skala Bisnis Tempat Makan Indonesia di area Hong Kong

JAKARTA – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ) menegaskan komitmennya pada memperkuat pelaku bisnis Indonesia yang mana berada dalam luar negeri melalui Diaspora Loan. Salah satunya, Lucky Indonesia Restaurant yang tersebut berdiri sejak 1987, mampu meningkatkan skala bisnisnya setelahnya mendapatkan Diaspora Loan.
“Lucky Indonesia Restaurant menjadi kelompok etnis yang tersebar di berbagai negara ketiga yang dibiayai BNI di dalam Hong Kong kemudian diharapkan akan lebih banyak berbagai lagi warga negara yang tinggal di luar negeri Indonesia yang digunakan dapat menikmati infrastruktur ini,” kata General Manager BNI Hong Kong Farid Faraitody pada siaran pers, Hari Sabtu (4/1/2025).
Farid mengatakan, Diaspora Loan merupakan upaya BNI pada menggali prospek usaha warga Indonesia di tempat Hong Kong. Proyek Diaspora Loan telah lama dijalankan BNI sejak 2021 dalam beberapa orang Kantor Luar Negeri dengan tujuan memberikan dukungan pembiayaan untuk Indonesia-related business yang tersebut dijalankan oleh diaspora.
Sejak didirikan pada 1963, BNI Hong Kong menjadi satu-satunya bank Indonesia yang mempunyai lisensi penuh sehingga dapat menyediakan berbagai layanan perbankan. Earning asset BNI Hong Kong pada 2024 tercatat naik sebesar 55% dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun lalu, BNI Hong Kong juga mendapatkan pengharggaan sebagai Best Indonesian Bank in Hong Kong for Serving Indonesia Diaspora dari Kedutaan Besar Republik Indonesia Hong Kong.
BNI Hong Kong memberikan masyarakat migran loan terhadap Lucky Indonesia Restaurant pada Agustus 2023. Pendiri Lucky Indonesia Restaurant Chan Hwie Chang lalu Chan Lin Ying adalah sepasang suami istri menggunakan bantuan BNI yang disebutkan untuk merenovasi tempat usahanya. Restoranitu sekarang dijalankan oleh putri kedua Lin, Jenny Chen. Dengan merancang desain baru, restoran itu berhasil menarik lebih tinggi banyak konsumen muda lalu warga lokal untuk menjajal masakan Indonesia.
“Kami merancang desain baru bernuansa khas Jawa lengkap dengan iringan musik tradisional Indonesia. Menunya ada aneka sate, sayur lodeh, bahkan cendol sehingga menghasilkan tamu yang dimaksud datang merasakan suasana seperti di dalam Indonesia,” ungkap Jenny.






