Fedi Nuril Skakmat Politisi yang tersebut Bela Jokowi: Pagar Laut Boleh Kita Maklumi Ketidakbecusannya?

JAKARTA – Fedi Nuril menyentil Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo, terkait pernyataan yang digunakan membela kinerja mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Respons ini muncul setelahnya Sigit mengunggah cuitan pada akun X pribadinya yang dimaksud mengapresiasi pencapaian Kementerian ATR/BPN di dalam era kepemimpinan Jokowi.
Dalam cuitannya, Sigit menyebutkan bahwa Kementerian ATR/BPN dalam bawah pemerintahan Jokowi berhasil mempercepat penerbitan sertifikat tanah. Ia menjelaskan bahwa sebelum 2015, semata-mata 46 jt dari 126 jt bidang tanah yang tersebut bersertifikat, dengan rata-rata penerbitan 500 ribu sertifikat per tahun.
Namun, pada bawah kepemimpinan Jokowi, jumlah keseluruhan sertifikat yang digunakan diterbitkan melonjak hingga 6-7 jt per tahun, dengan total 101 jt sertifikat terselesaikan. Pencapaian ini memberikan dampak positif yang tersebut memproduksi penduduk mempunyai kepastian hukum melawan kepemilikan tanah mereka.
“Kementerian ATR/BPN di dalam era Presiden Jokowi termasuk lembaga dengan kinerja jempolan. Hingga 2015, cuma 46 jt dari 126 jt bidang tanah yang tersebut bersertifikat dengan kecepatan penerbitan belaka 500 ribu sertifikat per tahun,” tulis Sigit disitir dari akun X @sigitwid, Selasa (28/1/2025).

Foto/X Fedi Nuril
“Di bawah Jokowi, sertifikat yang tersebut dikeluarkan Kementerian ATR/BPN melonjak menjadi 6-7 jt per tahun. 101 jt sertifikat dituntaskan lalu menyebabkan rakyat mempunyai kepastian hukum serta pemeliharaan berhadapan dengan hak kepemilikan tanah,” sambungnya.
Di sisi lain, Sigit juga mengkritisi pihak-pihak yang menilai kinerja kementerian yang disebutkan gagal. Terutama terkait dugaan persoalan hukum pagar laut di tempat kawasan Tangerang.
“Tentu cuma kinerja ini tiada dilihat oleh pembenci Jokowi yang digunakan berada dalam memulai pembangunan wacana palsu bahwa kementerian ini tidak ada becus bekerja di tempat masa pemerintahan kemarin,” jelasnya.






