Kisah Tak Terungkap Kevin Diks: Punya Warung Makan serta Istri Sudah 3 Tahun Menetap di area Lombok

Kevin Diks mengungkapkan fakta menarik tentang keberadaan pribadinya lalu kecintaannya pada Pulau Lombok. Melalui kanal YouTube The Haye Way, Diks mengakui bahwa ia miliki sebuah restoran keluarga di area Lombok dan juga sang istri telah dilakukan tinggal pada sana selama tiga tahun terakhir.
“Sejauh ini Lombok ya, akibat istri saya telah tinggal dalam sana selama tiga tahun. Sekarang saya pikir telah ada restoran di area sana. Saya juga punya rencana ingin merancang hotel di dalam sana,” ujar Kevin Diks diambil dari kanal YouTube The Haye Way, Akhir Pekan (9/2/2025).
Ketertarikan Diks pada Lombok tidaklah hanya saja sebatas bisnis. Ia mengaku banyak mengunjungi Indonesia, bahkan sebelum menjadi pemain Timnas Indonesia.
Diks juga rutin menghadirkan keluarganya berlibur ke berbagai tempat di tempat Indonesia, seperti Bali dan juga Raja Ampat. Namun, Lombok masih menjadi pilihan favoritnya lantaran suasananya yang tersebut tiada seramai Bali dan juga keindahan alamnya yang bukan kalah dengan Raja Ampat.
“Saya juga senang dengan Bali, tetapi telah sangat banyak turis sekarang,” kata pemain Klub sepak bola Copenhagen itu. “Kamu mungkin saja bukan akan bisa jadi bergerak dari tempat A ke B tanpa mengalami kemacetan pada jalan. (Namun) Lombok adalah surga, sungguh menakjubkan. Kami menginap pada hotel yang tersebut sangat bagus di tempat sana. Saya pikir ya itu adalah surga. Saya pernah menyelam dalam sana, sangat menakjubkan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Diks menjelaskan bahwa restoran keluarganya, The Well Lombok, sangat cocok untuk keluarga. “The Well Lombok sebenarnya untuk anak-anak itu luar biasa,” kata Diks. “Mereka mempunyai taman bermain juga. Tetapi saya tidaklah melihatnya ketika saya di tempat sana,” tambahnya.
Dalam waktu dekat, Kevin Diks akan kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan diri menghadapi putaran ketiga Kualifikasi Piala Global 2026 zona Asia pada Maret. Timnas Indonesia akan bertandang ke Australia (20/3) lalu menjamu Bahrain (25/3).






