Meghan Markle Ditawari Hadiah Mahal demi Perbaiki Pernikahan dengan Pangeran Harry

JAKARTA – Meghan Markle ditawari hadiah mahal untuk ‘memperbaiki’ pernikahannya dengan Pangeran Harry. Tawaran mahal itu merupakan liburan yang digunakan menghibur bagi Duchess lalu suaminya.
Hadiah itu, diberikan oleh teman Meghan Markle , pengacara terkenal, Tyler Perry. Dikutip Geo TV, tawaran ini menjadi kesempatan mahal untuk menyelamatkan pernikahannya dengan Pangeran Harry.
Meghan Markle dan juga Pangeran Harry bisa jadi tinggal dengan bebas sementara pada sebuah rumah di tempat Bahama. Momen ini diharapkan “menghubungkan kembali” serta “memperbaiki” pernikahan Duke dan juga Duchess, dan juga untuk mendapatkan waktu terpencil dari semua orang, bahkan anak-anak mereka.
Meghan Markle tampaknya telah dilakukan setuju untuk menerima hadiah tersebut. Dia berencana untuk ‘menjauh’ sekira bulan depan, meninggalkan ibu kemudian pengasuhnya untuk merawat Pangeran Archie serta Putri Lilibet.
Namun, Pangeran Harry tampaknya ragu-ragu untuk menerima tawaran ini, mengingat kehancuran ketika ini dalam California. Harry ragu tentang bagaimana mungkin saja terlihat untuk terbang ke pulau pribadi teman mereka, tetapi Meghan menyatakan kepadanya bahwa merekan perlu istirahat ini. Dia juga menyadari betapa pentingnya memprioritaskan dirinya dan juga masa depan keluarganya.
Sementara, Pangeran Harry dikabarkan akan mengalami merugi besar jikalau Meghan Markle benar-benar mengajukan gugatan cerai. Hal yang dimaksud diungkap oleh orang mantan kepala pelayan kerajaan.
Dalam wawancaranya untuk Prime Casino, Paul Burrell, mantan kepala pelayan Putri Diana, memberikan pandangannya secara jujur mengenai kemungkinan yang mana terjadi jikalau Pangeran Harry juga Meghan Markle cerai.
Burrell menyatakan bahwa Harry berpotensi kehilangan sejumlah hal apabila bercerai dengan Meghan. Hal yang dimaksud termasuk status, aset, kemudian pengaruhnya di dalam dunia internasional.
“Saya pribadi berpikir tidaklah ada indikasi bahwa merekan akan bercerai akibat Harry akan kehilangan terlalu banyak,” kata Burrell.






