Mobil Listrik Buatan Lokal Makin Canggih, Bridgestone Siap Jadi Kaki-nya!

JAKARTA – User mobil listrik di area Indonesia semakin besar dengan hadirnya banyak produsen yang dimaksud menawarkan beragam model dengan biaya terjangkau. Tapi, mobil listrik yang digunakan ditawarkan ketika ini masih menggunakan ban impor.
Melihat hal tersebut, Bridgestone yang tersebut mempunyai pabrik di dalam Indonesia siap menjadi ban OEM (Original Equipment Manufacture) mobil listrik. Produsen dengan syarat Negeri Matahari Terbit itu mengaku sedang melakukan studi serta pendekatan untuk melahirkan ban khusus mobil listrik.

“Saat ini kami sedang melakukan studi untuk beberapa model EV yang akan diperkenalkan di dalam Indonesia. Seperti yang mana rekan-rekan ketahui produsen mobil listrik pada waktu ini menggunakan ban CKD yang dimaksud diimpor,” kata Fisa Rizqiano, Deputy of EO Sales Bridgestone Tire Indonesia, di area Jakarta, Rabu (22/1).
“Selain itu market EV tahun ini kemungkinan besar bisa jadi sampai 8 persen ini prospek kemudian miliki potensi,” lanjutnya.
Seperti diketahui, produsen mobil listrik dituntut untuk melakukan perakitan secara lokal agar sanggup mendapatkan insentif PPN 10 persen. Ban menjadi salah satu cara untuk meningkatkan nilai TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).
Di sisi lain, Bridgestone terus meningkatkan pemakaian komponen lokal di negeri. Bahkan, material yang digunakan di memproduksi ban sudah ada lebih banyak dari 50 persen.
“Sangat menarik jikalau terkait komposisi, kami telah hadir dari 1976, TKDN kami di dalam Indonesia telah mencapai 55 persen dan juga 45 persen masih impor. Tapi tentunya harapannya kami akan menambahkan TKDN, juga lebih besar banyak memanfaatkan komponen pada negeri,” ujar Mukiat Sutikno, Managing Director BridgestoneTireIndonesia.






