Pangeran Harry Tanggapi Tuduhan Pelecehan kemudian Bullying: Kebenaran Akan Terungkap!

JAKARTA – Pangeran Harry akhirnya angkat pendapat menyusul penyelidikan yang digunakan sedang berlangsung terhadap lembaga amal miliknya, Sentebale. Penyelidikan ini mencuat setelahnya kabar bahwa dirinya dipaksa mundur dari perannya sebagai pelindung organisasi tersebut, juga tuduhan penting tentang pelecehan lalu bullying muncul dari mantan ketua dewan, Sophie Chandauka.
Komisi Amal Inggris sudah pernah mengonfirmasi bahwa mereka itu sedang melakukan penyelidikan resmi terhadap manajemen internal Sentebale. Chandauka menuduh Pangeran Harry melakukan tindakan yang mana menciptakan lingkungan kerja tidak ada sehat, termasuk pelecehan serta bullying. Namun, pihak dekat Duke of Sussex mengumumkan tuduhan yang dimaksud sebagai aksi sensasional untuk kepentingan pribadi.
Melalui pernyataan resmi yang dimaksud dirilis pada Kamis, 3 April 2025, Harry menyampaikan situasi yang dimaksud terjadi sebagai sesuatu yang digunakan menyakitkan secara emosional. Ia juga menegaskan bahwa berbagai tuduhan yang digunakan beredar sudah merugikan banyak pihak yang digunakan selama ini berkontribusi terhadap keberhasilan misi kemanusiaan Sentebale.
“Sejak awal berdirinya hampir dua dekade lalu, saya lalu Pangeran Seeiso memiliki tujuan yang digunakan tulus, mengupayakan anak-anak dan juga kaum muda dalam Afrika Selatan, sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang ibu saya,” kata pangeran 40 tahun itu di pernyataan yang disebutkan dilansir dari The News International, Hari Jumat (4/4/2025).

Foto/People
“Apa yang terjadi pada beberapa hari terakhir benar-benar memilukan. Terlebih pada waktu kebohongan yang sangat nyata menyakiti orang-orang yang dimaksud sudah pernah mendedikasikan hidup dia untuk misi ini,” sambungnya.
Meskipun diwarnai kontroversi kemudian tekanan publik, suami Meghan Markle itu justru menyambut baik penyelidikan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya berharap proses ini akan mengakibatkan kejelasan menghadapi apa yang mana sebenarnya terjadi.
“Kami mengupayakan penuh penyelidikan ini dengan harapan besar bahwa kebenaran akan terungkap, kebenaran yang dimaksud menciptakan kami terpaksa mundur dari peran kami,” jelasnya.
Adik Pangeran William itu juga menyatakan harapannya agar hasil penyelidikan dapat membantu melakukan konfirmasi masa depan Sentebale berada dalam tangan yang dimaksud tepat. Hal ini demi melanjutkan layanan penting terhadap komunitas yang digunakan selama ini mereka bantu.






