Audi Q6 e-tron, Mobil Idea untuk Off-Road Diperkenalkan

LONDON – Audi sudah pernah memperkenalkan model konsep off-road yang tersebut terinspirasi oleh model SUV mewah, Audi Q6 e-tron off-road.
Ini adalah model prototipe yang baru dikembangkan, dilengkapi dua motor listrik dengan daya keluaran gabungan sebesar 380 kW serta dapat mendaki gradien hingga 100 persen berkat as roda yang dimaksud baru didesain ulang.
Model Q6 e-tron ini memberikan nuansa kendaraan yang tersebut kokoh untuk segmen off-road. Jelas bahwa eksterior model konsep ini telah lama ditinggikan hingga 160 mm (6,3 inci) juga juga memiliki tampilan yang mana tambahan lebar hingga 250 mm (9,8 inci) untuk memberikan tampilan eksterior yang tersebut garang lalu bertenaga.
Setelah uji coba pertama, pimpinan Audi Gernot Döllner dengan antusias berkata, “Konsep offroad Q6 e-tron merupakan interpretasi ulang dari quattro.
Model ini menunjukkan prospek sistem kami untuk model kendaraan listrik yang sudah ada tersedia pada waktu ini. Kendaraan ini dapat mengklaim lahan baru. Kami berharap dapat meninjau reaksi pelanggan kami terhadap mobil yang mana sangat emosional ini.”
Gandar portal konvensional mampu menyediakan torsi hingga 30% lebih lanjut banyak pada roda, tetapi desain baru yang diproduksi Audi ini mampu menyediakan hingga 50% tambahan banyak.
Meskipun kecepatan maksimumnya berkurang, ia menyediakan tenaga ekstra yang mana dibutuhkan ketika mendaki lereng hingga 45 derajat.
Model konsep ini dilengkapi empat poros portal yang dimaksud dikembangkan dari awal serta diintegrasikan ke pada rakitan hub roda di tempat poros depan lalu belakang. Ini adalah memerlukan beberapa pembaharuan pada sistem suspensi.
Audi Q6 e-tron menjadi basis mobil konsep dan juga merupakan model produksi pertama yang dibangun pada melawan Premium Rangkaian Electric (PPE).
Ini adalah titik referensi baru untuk Vorsprung durch Technik yang mana digerakkan secara elektrik. Seri model Audi Q6 bukan belaka unggul pada performa berkendara dan juga pengisian daya yang dimaksud mengesankan tetapi juga menetapkan standar pada jangkauan kemudian efisiensi.






