Olahraga

Shin Tae-yong Masih di area Indonesia, Jeje Ungkap Jadwal Kepulangan ke Korea Selatan

Penerjemah Shin Tae-yong pada Timnas Indonesia , Jeong Seok Seo, mengungkapkan jadwal kepulangan sang ahli ke Korea Selatan pasca resmi berpisah dengan PSSI. Melalui unggahan di dalam akun Instagram pribadinya, @jeongseokseo, Jeje—sapaan akrabnya—mengonfirmasi bahwa Shin Tae-yong akan meninggalkan Indonesia pada Minggu, 26 Januari 2025.

“Coach Shin Tae-yong akan pulang ke Korea, kampung halamannya, pada 26 Januari 2025 pukul 21.50 Waktu Indonesia Barat dengan pesawat Korean Air,” tulis Jeje, Selasa (21/1/2025).

Dalam unggahan tersebut, Jeje juga menyampaikan rasa terima kasihnya menghadapi partisipasi besar Shin Tae-yong selama melatih Timnas Indonesia. Selama hampir lima tahun, pembimbing berusia 54 tahun ini berhasil mencatatkan berbagai sejarah penting bagi Skuad Garuda. “Terima kasih berhadapan dengan dedikasinya selama ini,” ungkap Jeje.

Shin Tae-yong resmi dipecat oleh PSSI pada 6 Januari 2025, sebuah tindakan yang mana cukup mengejutkan bagi pencinta sepak bola Indonesia. Keputusan ini terbilang kontroversial, mengingat partisipasi besar Shin pada mendongkrak performa Timnas, termasuk keberhasilan menghadirkan Indonesia ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia—sebuah pencapaian bersejarah. Padahal, kontrak Shin sebenarnya masih berlaku hingga 2027.

PSSI menyudahi kerja mirip dengan berbagai pertimbangan dan juga telah dilakukan menunjuk Patrick Kluivert, legenda sepak bola Belanda, sebagai penggantinya. Kluivert mengesahkan kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan.

Saat ini, Timnas Indonesia sedang bersaing pada Grup C sesi ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026. Skuad Garuda mengemas enam poin, setara dengan Arab Saudi, Bahrain, juga China, hanya saja terpaut satu poin dari Australia dalam sikap kedua. Jepun masih mengatur klasemen dengan 16 poin.

Patrick Kluivert dijadwalkan menjalani debutnya pada Maret 2025. Dalam lanjutan Grup C, Indonesia akan menghadapi laga berat melawan Australia pada 20 Maret sebagai kelompok tamu, dihadiri oleh pertandingan kandang melawan Bahrain lima hari kemudian.

Related Articles

Back to top button
gates of olympus dan efek visual yang mendukung tema dewa yunani mbggates of olympus mengenal elemen mitologi dalam konsep permainannya mbgadmin mimin bongkar strategi juara mahjong ways di bosggcara slot online terukur berbasis kontrol lebih konsistenmahjong ways membahas simbol yang sering muncul dalam runtuhan mbgthai river wonders mengenal pasar terapung tr3admin mimin menganalisis fitur mahjong ways 2 untuk memahami alur permainanartikel adaptif mbg membahas freespin liar lucky neko dan petirgates of olympus dan pergeseran tren pemain game di platform digital mbggates of olympus hadirkan bonus storm 192 mode dengan multiplier tinggipenelitian matematis adaptif fokus kajian mengupas fenomena transformasi dinamislucky neko dan detail grafis yang mendukung tema jepang mbgeksplorasi mbg mengamati gates of olympus secara komprehensifartikel argumentatif mbg membahas freespin the dog house bercahayaarsitektur teknologi memberikan ruang fleksibel baru bagi mahjong ways 2gates of olympus hadirkan bonus petir zeus spesial dengan multiplier menarikanalisis rupiahgg mengenai perkembangan teknologi finansial terbarubongkar kebiasaan gacor starlight princess melalui riset mbgspaceman panduan fitur multiplayer dan chat realtime sp5langkah nyata penghijauan kota dalam fokus rupiahggadmin mimin buka rahasia menang mahjong ways tiap hari di bosggcandy blitz menganalisis anak krakatau melalui data pengamatan yang terukuranalisis kreatif mbg mengupas petir dan freespin wild bounty showdownpengamatan komunitas seputar fitur petir dan gates of olympus mbg