Hasto Titip Dokumen Penting ke Connie: Bisa Saja Jadi Bom Waktu

JAKARTA – Analis militer dan juga pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie mengaku telah terjadi dititipi sebagian dokumen penting oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto . Ia tak menyampaikan detail isi dokumen tersebut, tapi menurut Connie, berkas yang tersebut dititipkan itu bisa saja menjadi bom waktu bagi sebagian pihak.
Hal itu diungkapkan Connie pada akun Instagram pribadinya @connierahakundinibakrie pada waktu merespons penetapan Hasto sebagai terperiksa oleh KPK. Ia pun mengaku prihatin dengan penetapan terperiksa tersebut.
“Tentang perkara Mas Hasto yang tersebut ditersangkakan ya serupa KPK. Tentunya saya prihatin dong, beliau sahabat saya, saya banyak belajar dari beliau, beliau juga teman seperjuangan ketika proses doktor. Ada kebanggaan kan kalau teman kita jadi pinter kemudian kita saling belajar,” kata Connie.
Ia merasa janggal dengan KPK yang tersebut menetapkan Hasto sebagai terperiksa terkait Harun Masiku. Apalagi, penetapan itu dilaksanakan menjauhi di malam hari natal. Ia berharap, lembaga antirasuah juga sanggup menangani perkara dugaan korupsi lainnya.
“Anyway, kalau memang sebenarnya Mas Hasto ditersangkakan pada waktu malam Natal, saya sih cuma berharap satu saja. Banyak persoalan hukum besar, kakak beradik itu, anaknya si itu, katanya pencucian uang itu kan ada KPK tahun 2021 atau 2022?” kata Connie.
“Terus Pak A******** H*******, terus siapa Moeis-Moeis itu Sandra Dewi yang menjadi mengulik kemarahan warga wah sejumlah banget korupsinya Rp300 triliun (vonis) cuma 6 tahun. Aduh please deh, berbagai ya aku nggak urusin persoalan hukum korupsi,” imbuhnya.
Connie menganggap penetapan Hasto sebagai dituduh sebagai bentuk kerja keras KPK. Namun, ia meminta-minta lembaga antirasuah itu juga bisa saja mengusut tindakan hukum dugaan korupsi lainnya.
“Jadi memang benar betul-betul menggenjot, mau di malam hari Natal, Tahun Baru, di malam hari Idulfitri, cuma kita tunggu nih, mungkin saja tahun baru ini kemudian kakak-beradik itu juga masuk ke KPK, kemudian juga kemungkinan besar Pak A******** atau yang digunakan lainnya,” kata Connie.
Lantas, Connie mengaku telah dilakukan dititipi beberapa jumlah dokumen penting oleh Hasto. Ia mengaku, dokumen itu dititipi Hasto untuk mengantisipasi tindakan penyitaan penyidik KPK seperti yang dimaksud dialami oleh Kusnadi.
“Terakhir tentang Mas Hasto, nggak tahu ya, belajar pengalaman dari Pak Kusnadi, yang digunakan tanpa peringatan direbut apa HP atau buku catatan PDIP atau apa pun, saya cuma kasih tahu saja, sebagai sahabatnya pada pada waktu saya pulang ke Ibukota Indonesia banyak dokumen penting sudah ada saya amankan,” tutur Connie.
“Jadi yang mana takut dokumennya sanggup dihilangkan lalu bagaimanalah itu, sudah ada saya amankan pada Rusia. Jadi pada pada waktu saya pulang ke Indonesia, saya dititipi beberapa dokumen penting, lalu sudah ada saya amankan dan juga saya notariskan di area Rusia ini. Ya sanggup sekadar itu menjadi bom waktu, kita lihat saja,” katanya.






