BMW Skytop mulai diproduksi namun sudah terjual habis

DKI Jakarta (ANTARA) – BMW Skytop, sebuah mobil roadster dua tempat duduk yang dimulai sebagai studi desain di dalam Concorso d’Eleganza Villa d’Este 2024 pada masa kini mulai diproduksi pada jumlah agregat yang digunakan sangat terbatas.
Dilaporkan Carscoops pada Hari Jumat (11/10) waktu setempat, BMW semata-mata menyebabkan 50 contoh model bergaya targa juga sudah pernah terjual habis dengan biaya yang tersebut bukan ingin diungkapkan oleh BMW.
Sebagai referensi, edisi khusus ultra-eksklusif terbaru BMW, 3.0 CSL (juga dibatasi hingga 50 unit), dibanderol dengan harga jual 750.000 euro atau sekitar 820.000 dolar Amerika Serikat (Rp12,8 miliar) pada tahun 2022.
Beberapa di dalam antaranya kemudian muncul dalam bursa mobil bekas dengan tarif hingga 1,35 jt dolar AS.
Jadi, jikalau sejarah terulang kembali, Skytop kemungkinan akan mengikuti jejak yang dimaksud sama.
Baca juga: Sedan sampai roadster, BMW klaim punya varian mobil premium terlengkap
“BMW Skytop adalah desain yang digunakan benar-benar eksotis juga menawarkan kombinasi antara dinamika berkendara lalu keanggunan pada level tertinggi,” kata kepala desain BMW Group Adrian van Hooydonk.
“Akhirnya dapat mengumumkan bahwa mobil ini akan dibuat adalah seperti mimpi yang dimaksud berubah jadi kenyataan. Terima kasih menghadapi tanggapan yang dimaksud sangat positif di seluruh planet kemudian untuk pasukan yang bersemangat yang digunakan mengerjakan proyek ini,” tambahnya.
Mengikuti formula yang dimaksud mirip yang digunakan digunakan BMW dengan 3.0 CSL pada tahun 2022, Skytop bergabung dengan jajaran barang pameran lain yang mustahil didapatkan lalu berharga mahal, menggunakan komponen siap pakai yang tersebut dibungkus pada setelan khusus.
Baca juga: BMW tampilkan Z4 Roadster sebagai mobil impian IIMS 2019
Konsep Skytop didasarkan pada BMW Seri 8 yang digunakan telah ada, didesain ulang dengan bodi khusus yang mana menampilkan kokpit semi-terbuka seperti targa.
Tenaga berasal dari mesin V8 terkuat BMW yaitu mesin twin-turbo 4,4 liter yang tersebut sebanding yang tersebut ditemukan pada model M andalan seperti M8 Competition, yang tersebut menciptakan 617 tenaga kuda (460 kW / 625 PS).
Dengan transmisi Steptronic delapan kecepatan dan juga penggerak semua roda xDrive, Skytop akan meningkat pesat dari 0 hingga 100 km/jam (62 mph) di 3,3 detik.
Baca juga: Mobil sport masa depan BMW i8 Roadster mejeng dalam GIIAS
BMW memborong arsip hits terbesarnya, memadukan elemen dari Z8 kemudian 503 coupe untuk menciptakan sesuatu yang retro lalu modern yang mana sangat lebih tinggi bagus daripada model 8-Series Coupe kemudian Convertible yang digunakan berubah menjadi dasarnya.
Ini merupakan penghargaan untuk era desain BMW yang lebih tinggi canggih dan juga elegan.
Bagian depan dengan hidung hiu yang berubah menjadi ciri khas, bagian belakang yang digunakan mengalir, juga rangka aluminium yang membentang dari kap hingga bagasi, semuanya memperjelas bahwa ini tidak sekadar mobil roadster biasa.
Detailnya adalah tempat merek Bavaria itu memamerkan kekuatan desainnya, seperti bukan adanya gagang pintu, digantikan oleh sayap kecil yang halus, juga lampu LED yang mana dirancang khusus yang termasuk yang tertipis dari mobil produksi mana pun.
Baca juga: Lamborghini Veneno Roadster mobil termahal
Di bagian dalam, Skytop bermain aman, lebih besar mengandalkan material premium daripada interior yang dimaksud sepenuhnya dibuat khusus untuk menonjolkan kesannya. Kabinnya kekal menggunakan tata letak dasbor kemudian paket teknologi Seri 8 yang telah dikenal, tiada ada yang digunakan inovatif dalam sini.
BMW mencoba untuk meningkatkan kualitas dengan dermis cokelat kemerahan yang dimaksud dijahit tangan dan juga detail brogue yang digunakan rumit.
Teknologinya persis seperti dari jajaran teratas BMW yakni tampilan head-up lalu sistem ucapan Bowers & Wilkins untuk memverifikasi daftar putar Anda terdengar sekeras V8 pada balik kapnya.
Seperti yang digunakan disebutkan sebelumnya, semua 50 unit telah terjual. Kecuali bersedia membayar premi yang digunakan sangat mahal di pangsa sekunder, Skytop akan permanen berubah jadi salah satu karya seni otomotif yang dimaksud tiada terjangkau bagi kebanyakan orang.
Baca juga: Roadster listrik konsep Polestar O2 hadir dengan drone terintegrasi
Artikel ini disadur dari BMW Skytop mulai diproduksi namun telah terjual habis






