Alami Gangguan Mental, The Weeknd Bakal Hapus Nama Panggung

JAKARTA – The Weeknd mengungkap bahwa dirinya mengalami ‘semacam’ gangguan mental setelahnya kehilangan suaranya di dalam melawan panggung kemudian sekarang ini membuatnya mempertimbangkan untuk membuang nama panggungnya serta menggunakan nama aslinya Abel Makkonen Tesfaye.
Dalam wawancara dengan Variety, bintang Blinding Lights itu menceritakan bagaimana beliau membuka mulutnya untuk bernyanyi dan juga tak ada yang dimaksud pergi dari selama konser di area Stadion SoFi di tempat Los Angeles pada September 2022.
Menggambarkan suaranya sebagai ‘senjata rahasianya’, hilangnya vokalnya yang dimaksud mengejutkan mendadak membuatnya mempertanyakan segalanya. “Saya tahu bahwa saya benar-benar perlu duduk lalu mencari tahu hidup saya,” katanya.
“Untuk memahami apa yang tersebut terjadi, menghadapinya, mempelajari sesuatu yang mana baru juga memulai lagi. Saya mengalami semacam gangguan mental, yang tersebut kurang tambahan merupakan inti dari album baru ini,” ujar ia lagi.
Penyanyi juga penulis lagu jika Kanada itu mencatat bagaimana suaranya tak pernah mengecewakannya sebelumnya, bahkan ketika tampil di kondisi demam tinggi juga sakit parah.
“Saya pernah naik panggung pada waktu sedang putus cinta atau ada anggota keluarga yang tersebut meninggal; dan juga saya kehilangan kata-kata pada waktu tampil. Tetapi saya setiap saat mampu melawannya…Saya melakukan semua latihan vokal pada berhadapan dengan panggung, seperti “Be-be-be-be-be-be,” mencoba untuk mendapatkannya kembali…Saya kalah pada panggung dunia dengan semua orang yang tersebut menonton,” tuturnya.
Saat itu, beliau menjelaskan apa yang terjadi terhadap para penontonnya, memohonkan maaf, menawarkan pengembalian uang, lalu menjanjikan jadwal ulang. “Saya harus mengundurkan diri dari sana serta menghadapinya. Dan juga, agar merekan dapat meninjau “Saya bukan dapat secara fisik memberikan pertunjukan yang digunakan Anda bayarkan.” Ketika saya menonton video itu kemudian, reaksinya sebenarnya tak seburuk itu,’ jelasnya.
“Di benak saya, yang dimaksud saya dengar hanyalah ejekan juga teriakan juga kebencian lalu kemarahan. Begitulah perasaan saya yang mana hancur… Saya menemui dokter saya keesokan harinya, juga beliau berkata, “Tidak ada yang salah dengan Anda—pita kata-kata Anda meradang, tetapi tiada ada yang mana aneh. Dan ketika itulah kami menyadari bahwa semuanya ada dalam sini,’ katanya.
The Weeknd mengaku sudah menyelesaikan sebagian besar album, tetapi kemudian [SoFi] terjadi, juga hal-hal lain terjadi setelahnya di hidupnya. Sebagai akibat dari gangguan mental yang mana menyebabkan ia kehilangan pengumuman nyanyiannya, ia pun mencoba dengan perasaan bahwa semua ini dapat belaka berakhir.






