Tinju Penuh dengan Bajingan Tapi Saya Menyukainya

Tinju penuh dengan bajingan, tetapi saya menyukainya. Kalimat ini meluncur dari mulut petinju Derek Chisora . “Anda tidak ada akan masuk ke dalamnya apabila Anda orang baik,” kata Derek Chisora.
Derek Chisora berencana untuk pensiun pada pertandingan ke-50. Derek Chisora akan segera meninggalkan olahraga tinju yang dimaksud penuh dengan keburukan ini – meskipun beliau mencintai kita.
Pada usia 41 tahun, ia mengumumkan bahwa pertarungan profesionalnya yang digunakan ke-49 melawan Otto Wallin pada hari Hari Sabtu di area Manchester akan menjadi pertarungan terakhirnya. Pertarungan ke-50 berikutnya – tak diragukan lagi, melawan lawan yang digunakan sangat berbahaya – akan menjadi laga terakhir bagi petarung yang tersebut tidaklah pernah takut pada siapa pun.
Dalam 18 tahun kariernya yang tersebut brutal, Chisora dirampok oleh juri asing serta dipukuli oleh para penipu, pada berbagai kesempatan. Namun, entah bagaimana ia menolak untuk menjadi merana, oleh sebab itu ia telah terjadi mendirikan keberadaan yang dimaksud cemerlang untuk putrinya, Angelina kemudian Harare, dan juga merawat ibunya, Violet, yang mana sangat dicintainya.
Ketika beliau mengatakan kami – para reporter, petarung, promotor, serta manajer – bajingan, itu bukanlah dikarenakan dendam. Itu lantaran kecintaannya yang aneh pada bidang usaha yang digunakan menyakitkan yang dimaksud biasanya belaka menarik orang yang mana miskin atau rusak serta dapat memproduksi jutawan berpengaruh dari para pelanggar muda yang digunakan putus asa.
“Ini adalah olahraga bajingan,” katanya terhadap kami dengan seringai khas yang ia gunakan pada waktu akan mengacak-acak. Tapi kami menyukainya.”
“Ini gila, penuh dengan bajingan, tapi kami menyukai para bajingan dalam dalamnya. Siapa pun yang berada di dalam pada tinju adalah bajingan lalu kami mencintai para bajingan. Tidak ada dua cara untuk itu.”
“Anda tiada masuk ke dunia tinju dikarenakan Anda orang baik. Jika Anda adalah orang baik, Anda akan bekerja sebagai pendeta atau dalam gereja atau di tempat masjid. Anda adalah orang yang dimaksud baik.”






