Hyundai Creta Listrik Debut pada India Awal 2025, Kapan Masuk Indonesia?

JAKARTA – Hyundai Creta Listrik dikabarkan akan meluncur pada waktu dekat. Kendaraan ramah lingkungan yang dimaksud dilaporkan akan melakoni debutnya di dalam India pada awal tahun depan.
Melansir Gaadiwaadi, beberapa orang media di tempat India telah lama mendapatkan undangan first drive dari produsen setempat. Meski tak disebutkan nama mobilnya, tapi di undangan yang disebutkan tersirat bahwa mobil itu adalah Creta listrik.
“Merek yang disebutkan telah lama mengirimi kami undangan untuk media drive kendaraan Hyundai yang akan datang di tempat Chennai. Kemungkinan besar itu adalah Creta berlistrik apabila dilihat dari peluncurannya, yang dijadwalkan antara 11 lalu 15 Januari 2025,” bunyi keterangan ketika Gaadiwaadi menerima undangan dari Hyundai.
Dalam undangan tersebut, rekan-rekan media mendapatkan kesempatan untuk menjajal mobil yang disebutkan tambahan awal. Kabarnya, Hyundai Creta listrik akan meluncur pada pameran Auto Expo 2025, yang diselenggarakan pada New Delhi, India, pada 19-22 Januari mendatang, beserta pengumuman harga.
“Kami perkirakan e-SUV yang disebutkan akan diresmikan sekitar waktu yang digunakan serupa sebelum tampil pertama kali pada depan umum juga kemungkinan harganya akan diberitahukan di tempat Auto Expo 2025,” ungkap sumber yang digunakan sama.
Hyundai Creta listrik memang benar beberapa kali tertangkap kamera sedang melakukan uji coba di area jalan raya India. Seperti pada umumnya, mobil yang dimaksud tertutup stiker kamuflase, meskipun ada beberapa jumlah bagian yang digunakan bisa jadi dikenali memperlihatkan bahwa itu adalah Creta listrik.
Secara keseluruhan, kendaraan yang dimaksud masih mengusung desain khas Creta yang kompak juga sporty. Namun, ada beberapa sentuhan baru yang digunakan diberikan, mulai dari tampilan bumper depan-belakang, gril hingga velg. Selain itu, dimensinya juga sedikit lebih besar besar dari versi regular.
Berdasarkan bocoran yang tersebut beredar, Hyundai Creta listrik dibekali penyimpan daya yang dimaksud dapat menempuh jarak hingga 450 km. Seperti mobil listrik Hyundai lainnya, kendaraan ini juga sudah ada membantu teknologi fast charging kemudian Vehicle to Load (V2) yang tersebut dapat menjadi sumber listrik. Namun, masih belum ada kabar apakah Creta listrik ini akan diboyongkeIndonesia.






