Prestasi Komunikasi PLN EPI Raih Penghargaan AHI 2024

JAKARTA – Prestasi komunikasi Subholding PT PLN Tenaga Primer Indonesia (PLN EPI) meraih penghargaan di event The 6th Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2024. PLN EPI menyabet predikat Silver Winner kategori Proyek Kehumasan eksekutif Sub Kategori Korporasi Negara di area event yang digunakan diselenggarakan dalam Yogyakarta tersebut.
“Ini merupakan hasil kerja keras serta komitmen PLN EPI di menyajikan layanan kehumasan. Hal ini menjadi tantangan bagi kehumasan yang dimaksud harus terus ditingkatkan demi praktisi kehumasan,” ungkap Iwan,” Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara melalui keterangan pers, Awal Minggu (14/10/2024).
Iwan menegaskan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kualitas kehumasan di menyajikan informasi publik. Menurut dia, hal ini juga menjadi cara perusahaan meningkatkan kekuatan strategi komunikasi serta setiap saat berinovasi di menyampaikan informasi yang mana relevan.
“Penghargaan ini menjadi salah satu cara untuk memotivasi kinerja terbaik pada bidang kehumasan juga terus semakin sinergis dan juga kontributif pada melahirkan berbagai perubahan yang dimaksud dapat memberikan layanan informasi terbaik bagi masyarakat,” tegas Iwan.
Founder juga pimpinan Humas Indonesia Asmono Wikan menjelaskan, AHI 2024 yang tersebut mengangkat tema “Profesionalisme Humas untuk Indonesia Emas” dijalankan untuk menggerakkan keterbukaan informasi dan juga wujud profesionalisme humas di mengupayakan kemajuan Indonesia.
Pelaksanaan AHI 2024 berhasil menarik 240 entri dari 62 instansi serta memberikan penghargaan sebanyak 106 karya terbaik dari instansi lalu korporasi yang mana dinilai berhasil menerapkan praktik keterbukaan informasi umum secara inovatif kemudian kreatif.
“Melalui kompetisi ini, kami membantu perusahaan di area Indonesia untuk mempertahankan prinsip keterbukaan informasi juga menghadirkan pengembangan dan juga kreativitas pada menyajikan keterbukaan informasi teristimewa pada era digital dengan tantangan yang mana semakin kompleks sehingga penting untuk terus-menerus berinovasi,” ujar Asmono.






