Catat! Potongan Maksimal Korporasi Ojol ke Mitra Driver Maksimal 20%

JAKARTA – Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) menegaskan ketentuan perihal batas potongan maksimal yang tersebut sanggup diambil perusahaan ojek online (ojol) terhadap para pengemudi sebesar 20%. Hal ini tertuang pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 1001 tahun 2022 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Pengaplikasian Sepeda Motor yang digunakan Digunakan untuk Kepentingan Komunitas yang mana Dilakukan dengan Aplikasi.
Kepala Biro Komunikasi kemudian Pengetahuan Publik (BKIP) Kemenhub, Budi Raharjo mengatakan, hal ini sebagai respon terkait adanya keluh asosiasi pengemudi ojol yang mana menilai biaya potongan aplikasi mobile sebesar 30% dari mitra driver ojol .
“Kementerian Perhubungan memberikan rekomendasi untuk Komdigi, apabila ada aplikator yang digunakan melanggar. Tapi Kementerian Perhubungan tidak ada punya kewenangan, dikarenakan perusahaan aplikator itu di area bawah Komdigi (Kementerian Komunikasi juga Digital),” ucapannya ketika ditemui dalam Kantor Kementerian Perhubungan, Selasa (14/1/2025).
Melalui Kepmen Nomor KP 1001/2022, Diputuskan perusahaan aplikasi mobile menerapkan biaya tidaklah secara langsung dalam bentuk biaya sewa pemakaian perangkat lunak paling tinggi 15% dan/atau perusahaan perangkat lunak dapat menerapkan biaya penunjang dalam bentuk biaya dukungan kesejahteraan mitra pengemudi paling tinggi 5%.
Biaya yang disebutkan termasuk di dalam dalamnya asuransi keselamatan tambahan, penyediaan prasarana pelayanan mitra pengemudi, dukungan pusat informasi, bantuan biaya operasional dan/atau bantuan lainnya.
Meski ketentuan pemungutan tarif perangkat lunak dari mitra driver ojol diatur oleh Kemenhub, Budi mengungkapkan pihaknya tidaklah dapat menindak perusahaan aplikasi mobile apabila ditemukan melanggar peraturan tersebut.
“Aplikator sendiri pada bawah Komdigi, kita memberikan rekomendasi untuk Komdigi untuk memberikan teguran atau sanksi terhadap aplikator. Jadi Kemenhub tak dapat secara segera memberikan sanksi terhadap aplikator,” kata Budi.
“Memang pada waktu ini ada permintaan lagi dari komunitas ojol terkait hal ini (tarif potongan aplikasi),” pungkasnya.






