Voltron Indonesia luncurkan SPKLU super cepat DC 360 kW pertama di area RI

DKI Jakarta (ANTARA) – Korporasi pengembang infrastruktur kendaraan listrik (EV) Voltron Indonesia meluncurkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) DC 360 kW pertama di dalam Tanah Air.
SPKLU yang digunakan berlokasi di dalam Living World Alam Sutera, Tangerang, Banten ini dilengkapi dengan teknologi Hyper Fast Charging, yang dimaksud memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik hingga 80 persen di waktu kurang dari 20 menit.
“Peluncuran SPKLU DC 360 kW ini tidak sekadar penambahan fasilitas, tetapi juga langkah konkret pada memulai pembangunan infrastruktur masa depan,” ujar Penggagas & pimpinan Voltron Indonesia Abdul Rahman Elly melalui rilis pers, Selasa.
Baca juga: DFSK-Seres lalu Voltron kerja serupa pengembangan SPKLU di dalam Indonesia
Sebanyak tiga mesin SPKLU Hyper Fast Charging dengan dua gun dalam tiap unitnya sudah pernah beroperasi mulai hari ini, dan juga diharapkan menjadi solusi utama di mempercepat adopsi kendaraan listrik dalam Indonesia.

Baca juga: Voltron Indonesia akan perluas SPKLU pada lokasi strategis
Acara peresmian SPKLU DC 360 kW ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Direktur Living World Jannywati Hartini, Assistant Deputy Kemenko Infrastruktur dan juga Pembangunan Kewilayahan Firdausi Manti, Pendiri & ketua eksekutif Voltron Indonesia Abdul Rahman Elly, Direktur PT ISO (Investor DC 360) Syamsul Arifin, juga Manager PLN UP3 Serpong, Teguh Arifianto.
Sejumlah Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) mobil Listrik seperti AION, NETA, DFSK, SERES, Mercedes-Benz, MINI serta Hyundai turut hadir menyokong kemudian melakukan uji hyper fast charging di tempat mobil mereka.
“Voltron berjanji untuk menghadirkan solusi pengisian daya yang tambahan cepat, strategis, serta mudah diakses, agar adopsi kendaraan listrik semakin masif. Dengan kecepatan 360 kW, pengguna dapat mengisi daya kendaraannya pada waktu yang tersebut sangat singkat, menjadikannya lebih banyak praktis untuk keberadaan sehari-hari,” kata Abdul.
Baca juga: ESDM bidik pengerjaan lebih lanjut dari 60 ribu SPKLU hingga tahun 2030
Baca juga: PLN antisipasi kenaikan pengguna EV pada mudik Lebaran 2025






